Quantum Smart Brain

Quantum to Smart

MOTIVASI BELAJAR

MOTIVASI BELAJAR


Motivasi adalah dorongan yang melatar belakangi sebuah tindakan. Motivasi Belajar akan muncul jika terdapat daya dorong yang cukup untuk bergerak.

Motivasi Esternal akan muncul dari Luar dan pemicunya beragam :

a. Ketakutan dan Hukuman

Motivasi Belajar bisa muncul jika ada ketakutan atau hukuman yang menyertai atau melandasi pembelajaran. Misalnya :

o Ketakutan akan tidak lulus ujian/ulangan

o Takut dimarahi orangtua kalau tidak belajar

o Takut dihukum guru jika tidak bisa mengerjakan soal, dll

o Terpaksa belajar demi mempertahankan posisi/jabatan.

b. Penghargaan dan Pujian

Motivasi Belajar bisa muncul jika terdapat penghargaan/pujian yang layak yang menyertai atau melandasi pembelajaran.

Misalnya :

o Belajar karena ingin mendapatkan nilai bagus, sehingga dipuji/disanjung oleh teman, guru.

o Belajar pengetahuan baru karena ingin mendapatkan promosi atau mendapatkan uang lebih banyak

o Belajar keras karena kalau lulus diberi hadiah oleh orang tua, dll.

c. Kegunaan/nilai Belajar

Suatu pembelajaran harus mempunyai nilai/makna lebih agar memiliki daya dorong yang cukup bagi pembelajar untuk belajar. Dalam Quantum Learning, hal ini disebut sebagai ‘AMBAK’ (Apa Manfaatnya Bagiku) atau AGB(Apa Gunanya Bagiku) dalam Accelerate learning.

Misalnya :

o Belajar Pengetahuan baru (seperti : kursus bahasa asing, kursus Welding Inspector) demi meningkatkan karir atau mendapatkan rupiah (dolar)

o Belajar Integral pada pelajaran Matematika.Seorang murid jika tidak mendapakan AMBAK/AGB yang cukup dari pelajaran tersebut sudah pasti tidak akan termotivasi.

2. Motivasi Internal

Motivasi Internal bersumber dari dalam diri. Lebih mudah bagi seseorang untuk mendapatkan motivasi eksternal dari pada motivasi internal dalam belajar. Diperlukan upaya yang keras dan sungguh-sungguh untuk membuat ‘kincir motivasi’ belajar bergerak. Tetapi, sekali kincir tersebut bergerak, maka akan sulit bagi siapapun untuk menghentikan gerak-lajunya.Motivasi internal berlandaskan pada Konsep Diri seseorang, yang mencerminkan bagaimana ia memandang dirinya secara ideal (IDEALISASI DIRI), cara pandang dirinya saat ini dan bagaimana ia ingin dipandang oleh orang lain (CITRA DIRI) serta kepuasan/kebanggaan dalam memandang diri sendiri (HARGA DIRI). Ketiga komponen tersebut akan membentuk keyakinan (KONFIDENSI). Konfidensi atau keyakinan pada kemampuan diri sendiri merupakan kunci utama dalam motivasi internal yang berguna untuk Kesuksesan Belajar.

Seseorang yang yakin pada dirinya sendiri akan lebih mudah menerima dan mencerna pembelajaran dari pada seseorang yang tidak pede. Karena itu seorang pembelajar sejati harus selalu berpikir positif dengan menganggap dirinya sebagai seorang yang PINTAR, CERDAS, dan bukan sebaliknya.

About these ads

July 28, 2010 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: